JALU KANCANA

Aku, Kertas, dan Pena
Dear human, I’m not a dog, that so discipline to what you decide, accompany your walk, even follows your order.

But I’m a cat, that never heard to what you say, sleep all day and sometimes stealing, even never follows to what you order.

Hey, but I love you like dog does. I love you with my mysterious way.
*MEOW* – View on Path.

Dear human, I’m not a dog, that so discipline to what you decide, accompany your walk, even follows your order.

But I’m a cat, that never heard to what you say, sleep all day and sometimes stealing, even never follows to what you order.

Hey, but I love you like dog does. I love you with my mysterious way.
*MEOW* – View on Path.

Romance of The Three Kingdom atau yang dikenal sebagai Samkok secara internasional, merupakan sejarah Cina pada era Dinasti Han. Diadaptasi oleh game-game semacam Dinasty Warrior, Romance of The Three Kingdom, Samkok Arcade, dan sebagainya. Bukunya juga telah beredar di khalayak ramai dengan Samkok trilogy, yang mulanya, ditulis oleh Luo Guanzhong sebagai sastrawan Cina terkemuka pada zamannya (250 masehi). Bukunya saat ini ditulis ulang oleh San Guo Yan Yi.

Foto diatas merupakan game ROTK 11 dengan map Wei (biru), Wu (merah), dan Shu (hijau). Kerajaan kecil dipimpin Ma Chao (cokelat) dan Meng Huo (pink). Saya memainkan Shu dengan tokohnya yang terkenal Liu Bei bersama dua saudara angkatnya; Guan Yu dan Zhnag Fei.

Tokoh-tokoh terkenal seperti Cao Cao dari Wei dan Sun Quan dari Wu juga meninggalkan kehistorisannya di dataran Cina sana. Terlebih Zhuge Liang yang bahkan memiliki kuilnya sendiri.

Samkok ini syarat akan pesan moralnya. Catatan sejarah ini merupakan sastra roman pertama yang dikenal di daratan Cina. Bahkan Sun Tzu pernah menulis berdasarkan tragedi-tragedi yang terjadi dari ketiga negara ini.

Jika tertarik, nikmatilah buku Samkok yang telah beredar di toko buku. Kebesaran Cina di masa lampau tertulis melalui guratan pena Luo Guanzhong ini. – View on Path.

Romance of The Three Kingdom atau yang dikenal sebagai Samkok secara internasional, merupakan sejarah Cina pada era Dinasti Han. Diadaptasi oleh game-game semacam Dinasty Warrior, Romance of The Three Kingdom, Samkok Arcade, dan sebagainya. Bukunya juga telah beredar di khalayak ramai dengan Samkok trilogy, yang mulanya, ditulis oleh Luo Guanzhong sebagai sastrawan Cina terkemuka pada zamannya (250 masehi). Bukunya saat ini ditulis ulang oleh San Guo Yan Yi.

Foto diatas merupakan game ROTK 11 dengan map Wei (biru), Wu (merah), dan Shu (hijau). Kerajaan kecil dipimpin Ma Chao (cokelat) dan Meng Huo (pink). Saya memainkan Shu dengan tokohnya yang terkenal Liu Bei bersama dua saudara angkatnya; Guan Yu dan Zhnag Fei.

Tokoh-tokoh terkenal seperti Cao Cao dari Wei dan Sun Quan dari Wu juga meninggalkan kehistorisannya di dataran Cina sana. Terlebih Zhuge Liang yang bahkan memiliki kuilnya sendiri.

Samkok ini syarat akan pesan moralnya. Catatan sejarah ini merupakan sastra roman pertama yang dikenal di daratan Cina. Bahkan Sun Tzu pernah menulis berdasarkan tragedi-tragedi yang terjadi dari ketiga negara ini.

Jika tertarik, nikmatilah buku Samkok yang telah beredar di toko buku. Kebesaran Cina di masa lampau tertulis melalui guratan pena Luo Guanzhong ini. – View on Path.

Guntur mount inside the old sign that prevent itself from mining activity.

Gunung Guntur dalam bingkai yang menjaganya dari pertambangan.

Photo taken by Asep Rohman

#mount #mountain #nature #ironic #Indonesia #Garut #gunung #Guntur

Guntur mount inside the old sign that prevent itself from mining activity.

Gunung Guntur dalam bingkai yang menjaganya dari pertambangan.

Photo taken by Asep Rohman

#mount #mountain #nature #ironic #Indonesia #Garut #gunung #Guntur

#NewSong:

Minim peralatan bukan berarti tidak bisa recording. Terima kasih buat anak SMP berpotensi Sarjana yang bernama Endang Sutrisna. Pemuda bersemangat yang tumbuh di kampung Biayawak, Jatitujuh. Menjadi operator rekaman handal. Karena netbook-mu rusak, saya mixing dan mastering di sini. Semoga ada yang mau hibahkan sebuah PC atau laptop untukmu, Boy!!
Aamiin…
#Respect – View on Path.

Minim peralatan bukan berarti tidak bisa recording. Terima kasih buat anak SMP berpotensi Sarjana yang bernama Endang Sutrisna. Pemuda bersemangat yang tumbuh di kampung Biayawak, Jatitujuh. Menjadi operator rekaman handal. Karena netbook-mu rusak, saya mixing dan mastering di sini. Semoga ada yang mau hibahkan sebuah PC atau laptop untukmu, Boy!!
Aamiin…
#Respect – View on Path.

Thought via Path

"Hanya ada sedikit bintang malam ini, mungkin karena engkau sedang cantik-cantiknya,"

-Payung Teduh, Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan

#quote – Read on Path.

Hadé euy lampuna!! with Adelia, Adra, and Shella at Alun alun Majalengka – View on Path.

Hadé euy lampuna!! with Adelia, Adra, and Shella at Alun alun Majalengka – View on Path.

*GRIN* at Rumah Tika Novianti – View on Path.

*GRIN* at Rumah Tika Novianti – View on Path.

Ekspresi saya ketika baru saja move on, tiba-tiba si mantan mengirim SMS; “Sayang, maafin aku ya. Mau ‘kan maafin aku? Aku masih sayang sama kamu. :’3”.

Bogoh deui atuh kieu carana mah. :’3 with mia – View on Path.

Ekspresi saya ketika baru saja move on, tiba-tiba si mantan mengirim SMS; “Sayang, maafin aku ya. Mau ‘kan maafin aku? Aku masih sayang sama kamu. :’3”.

Bogoh deui atuh kieu carana mah. :’3 with mia – View on Path.

Recording Gegesek Bamboo’s sound at Sanggar Kreatif Konser Kampung. #Recording #Folklore #Music

Recording Gegesek Bamboo’s sound at Sanggar Kreatif Konser Kampung. #Recording #Folklore #Music

Berburu ular… :)) at Sanggar Konser Kampung, Jatitujuh – View on Path.

Berburu ular… :)) at Sanggar Konser Kampung, Jatitujuh – View on Path.

Late Indonesian independence day party, 18 August 2014, with kids and happiness. LOL. at Rumah Kreatif Konser Kampung Jatitujuh – View on Path.

Late Indonesian independence day party, 18 August 2014, with kids and happiness. LOL. at Rumah Kreatif Konser Kampung Jatitujuh – View on Path.

Jazztitujuh, ini acara terakhir dari 7 venue yang berbeda. Di antara dua pohon jati, di depan Masjid Besar Jatitujuh, dan di dekat makam Ki Bagusrangin. Konser Kampung performing ‘Berlayar’. Yo man!! at Balai Desa Jatitujuh – View on Path.

Jazztitujuh, ini acara terakhir dari 7 venue yang berbeda. Di antara dua pohon jati, di depan Masjid Besar Jatitujuh, dan di dekat makam Ki Bagusrangin. Konser Kampung performing ‘Berlayar’. Yo man!! at Balai Desa Jatitujuh – View on Path.

Puncak acara Jazztitujuh oleh “Konser Kampung” di bawah dua pohon jati yang berlokasi dekat makam Ki Bagusrangin sebelum melaksanakan upacara bendera 17 Agustus 2014 dini hari nanti. Yo man!!

Fotona burem euy. Kajeun deuh!!
Hahahaha. at Balai Desa Jatitujuh – View on Path.

Puncak acara Jazztitujuh oleh “Konser Kampung” di bawah dua pohon jati yang berlokasi dekat makam Ki Bagusrangin sebelum melaksanakan upacara bendera 17 Agustus 2014 dini hari nanti. Yo man!!

Fotona burem euy. Kajeun deuh!!
Hahahaha. at Balai Desa Jatitujuh – View on Path.

Preparing “Kobong Rawan Kato’ong” venue for Jazztitujuh. Sikat!! – View on Path.

Preparing “Kobong Rawan Kato’ong” venue for Jazztitujuh. Sikat!! – View on Path.